|
Sometimes I Cry So Hard From Pleading
so sick and tired of all the needless beating
|
|
|
Profile Cn Naz Simple Girl Simple Wish Simple Life Yet Complication Meddles Powered by ShoutJax Web Site Counter Forgotten Past
April 2004 May 2004 June 2004 July 2004 August 2004 September 2004 October 2004 November 2004 December 2004 January 2005 February 2005 March 2005 April 2005 May 2005 June 2005 July 2005 August 2005 September 2005 October 2005 November 2005 December 2005 January 2006 February 2006 March 2006 April 2006 May 2006 June 2006 July 2006 August 2006 September 2006 October 2006 November 2006 December 2006 January 2007 February 2007 March 2007 April 2007 May 2007 June 2007 July 2007 August 2007 September 2007 October 2007 November 2007 December 2007 January 2008 February 2008 March 2008 April 2008 May 2008 June 2008 July 2008 August 2008 September 2008 October 2008 November 2008 December 2008 January 2009 February 2009 March 2009 April 2009 May 2009 June 2009 July 2009 August 2009 September 2009 October 2009 November 2009 January 2010 February 2010 March 2010 April 2010 May 2010 July 2010 August 2010 October 2010 February 2011 May 2011 June 2011 August 2011 November 2011 December 2011 January 2012 Credits
©Glamouresque. |
Thursday, May 05, 2011
Saat2 ini, mungkin gw lg merasa egois, atau merasa ingin memiliki atau apalah, dan mungkin juga bagi dia, gw ini hanyalah tempat mengisi kekosongan atau kebosanan atau apalah, dan mungkin juga dia lebih suka mencari sesuatu yang bisa diperbaiki, seakan mencari apalah....mungkin juga gw yang gk mau mengerti. Apa sih sebenernya arti seorang sahabat? Lost one, gained another, dan setelah kehilangan lagi, gw merasa, cukup kali yah untuk mencoba. Merasa capek juga untuk bertanya ini masalahnya di dia apa di gw? Atau mungkin juga dia kebetulan ada disaat gw butuh? Tapi bukankah itu arti sahabat? Selalu ada di saat gw butuh dia atau sebaliknya? Sayangnya, mungkin ini menjadi gw yang selalu ada di saat dia butuh, tapi ketika keadaan dibalik, well, dia terlalu sibuk untuk gw atau mungkin ada yang lebih penting daripada gw. Gw sebagai sahabat juga harus lah mengerti ya? Tapi sayang, gw ini bukan penganut "kasih itu tidak mengharapkan kembali" karena gw ini ya, hanya manusia biasa. Ternyata gw ini memang lebih percaya ke pepatah "hilangkan ekspetasi, dan kamu tak akan pernah kecewa". Jadi ya, cukuplah. Terkadang gw memang membangun dinding di sekitar gw. Tapi itu bener2 bukan buat cari tau siapa yang mau meruntuhkan itu dinding. Tapi memang bener2 gw MALAS untuk percaya lagi. Jadi biarlah gw ini dianggap ratu es yg gk punya hati atau semacamnya, ya terserah lah. Mungkin memang lebih baik mereka yang menebak2 sendiri ketimbang gw yang menjelaskan kenapa gw begini. Toh akhirnya semua sama saja. Anggaplah gw memang berhenti berharap. Sekali lagi, mungkin gw yang terlalu cepat menyerah untuk mencoba lagi. Atau mungkin ini yang mereka bilang, "Reality sucks" |
|
but baby, where they knock you down and out
Is where you oughta stay |
|